Beranda Artikel WORKSHOP JURNALISTIK TINTA MAHASISWA : UNGKAP RAHASIA MENJADI JURNALIS CERDAS!

WORKSHOP JURNALISTIK TINTA MAHASISWA : UNGKAP RAHASIA MENJADI JURNALIS CERDAS!

218
0
BERBAGI

Palembang, Tinta Mahasiswa─Saat ini banyak sekali media untuk bisa menyalurkan minat bakat seseorang dalam dunia menulis. Jurnalistik salah satu dunia yang meliputi minat bakat seseorang dalam hal tulis menulis seperti menulis berita dan artikel di dalamnya. Namun, terkadang generasi millennial bingung untuk bagaimana masuk kedalam dunia jurnalistik

Di dunia jurnalistik tidak hanya memerlukan bakat namun jika ada orang yang sangat berminat dan memiliki keberanian maka itu lebih baik dari pada orang yang berbakat namun tidak memiliki minat yang besar terhadap dunia jurnalistik, begitulah awal materi yang disampaikan oleh Bapak Abdul Malik Syafei, SHI., MH. Selaku pimpinan redaksi Detik Sumsel yang menjadi narasumber Workshop Jurnalistik Tinta Mahasiswa pada tanggal 26 Oktober 2018 di ruang Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.

Di dalam workshop jurnalistik juga bapak Abdul mengatakan, syarat menulis berita dengan benar ialah menggunakan metode 5W+1H dikarenakan ini merupakan metode inti dalam penulisan berita yang tidak boleh dilewati sebagai jurnalis. Teknik pengumpulan berita juga sangat penting untuk menghasilkan tulisan yang baik dan benar diantaranya observasi, wawancara, konferensi pers, pres release, riset serta potret yang mengenai dengan judul berita yang dibuat.

Beberapa puluh peserta lintas mahasiswa yang menghadiri workshop jurnalistik yang diselenggarakan oleh Tinta Mahasiswa terlihat sangat antusias dibuktikan dengan beberapa peserta yang menanyakan seputar dunia jurnalistik.

“Untuk bisa membuat judul berita yang menarik, pertama ialah mampu membuat orang yang membaca penasaran dengan isi dari berita yang kita sampaikan lalu yang kedua memiliki info yang benar-benar dibutuhkan oleh orang yang membaca sehingga berita kita mampu menarik perhatian banyak orang dengan dimulainya judul berita yang kita buat.” Ujar Bapak Wirangga, Wartawan Senior Detik Sumsel yang juga turut hadir sebagai narasumber kedua dalam Workshop Jurnalistik Tinta Mahasiswa.

Bapak Wirangga juga menjelaskan, tidak perlu takut untuk menjadi jurnalistik jika terdapat ancaman dari apa yang diberitakan, sebenarnya orang yang mengancam akan menyesal dikarenakan jurnalistik merupakan mitra kerja yang pasti sangat dibutuhkan serta di dunia jurnalistik mendapat banyak relasi dan teman yang dapat membantu jika terdapat ancaman tersebut.

Ade Destarahayu sebagai Ketua Umum Tinta Mahasiswa mengatakan sangat berterima kasih kepada Detik Sumsel untuk dapat memberikan ilmunya seputar jurnalistik serta semoga kedepannya selalu dapat membimbing Tinta Mahasiswa menjadi media online yang semakin baik dan konsisten.

“Berharap workshop jurnalistik yang diselenggarakan oleh Tinta Mahasiswa juga dapat memberikan ilmu yang bermanfaat untuk para peserta yang memiliki minat dan bakat di dunia jurnalitik sehingga para generasi millennial bersemangat dan mampu menjadi jurnalis yang cerdas.” Pungkas Ketua Umum Tinta Mahasiswa.

 

(yas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here